Skip links

Transformasi Digital melalui Bimbingan Teknis Digital Office, Sosialisasi Manajemen Talenta ASN, dan (Smart-Kampus Pelaut) Transformasi Layanan Berbasis Integrasi Sistem.

Jakarta – Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan sumber daya manusia melalui kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Digital Office Modul Presensi dan Sosialisasi Implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BP3IP Jakarta.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yaitu Ibu Dian Adriani dan Ibu Suci Hafizah Afwan, serta dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), yaitu Ibu Eridha Setyanie dan Bapak Arilis Zuliani.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pegawai dalam mengimplementasikan sistem digital sekaligus memperkuat pengelolaan ASN yang profesional, objektif, dan berbasis data.

Implementasi Digital Office Modul Presensi menjadi langkah konkret dalam membangun budaya kerja yang disiplin, tertib, transparan, dan akuntabel. Melalui pemanfaatan sistem digital, pengelolaan data kehadiran diharapkan semakin efektif dan terintegrasi sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja aparatur.

Sementara itu, penerapan Manajemen Talenta ASN menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan potensi, kompetensi, kinerja, serta pengembangan karier pegawai secara lebih terarah.

Dalam sambutannya, Direktur BP3IP, Dr. Asmul Khairi, S.Pd., M.M menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Oleh karena itu, seluruh jajaran BP3IP Jakarta diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam mengadopsi teknologi dan membangun budaya kerja yang adaptif serta kolaboratif.

Sejalan dengan upaya tersebut, BP3IP Jakarta juga tengah mendorong Proyek Perubahan bertema “Transformasi Layanan Kampus Pelaut BP3IP Berbasis Digital melalui Integrasi Sistem Pendaftaran, SIAKAD, dan Learning Management System.” Inisiatif ini diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang saling terhubung, mulai dari proses pendaftaran, pengelolaan data akademik, hingga pelaksanaan pembelajaran.

Integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat akses informasi, serta mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan yang lebih akurat dan berbasis data.

Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengelola dan pimpinan, tetapi juga menghadirkan layanan pendidikan dan pelatihan pelaut yang semakin berkualitas bagi para peserta diklat.

Melalui kegiatan ini, BP3IP Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan kelembagaan dan pengembangan sumber daya manusia. Dukungan teknologi yang terintegrasi, disertai peningkatan kompetensi dan kedisiplinan pegawai, diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan BP3IP Jakarta yang modern, profesional, dan unggul dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maritim.

BP3IP Jakarta – Salam CEPAT!

Leave a comment