PENUTUPAN POSKO PUSINTRANS 2026 Kemenhub Berhasil Kawal Mobilitas 23,5 Juta Penumpang
Menteri Perhubungan Tutup Posko PUSINTRANS 2026: BP3IP Jakarta Berhasil Kawal Mobilitas 23,5 Juta Penumpang
JAKARTA (30 Maret 2026) – Masa tugas pemantauan arus mudik dan balik Lebaran Tahun 2026 resmi berakhir. Menteri Perhubungan menutup secara resmi kegiatan Pusat Informasi Transportasi (PUSINTRANS) di Gedung Karsa Kementerian Perhubungan, Senin (30/3). Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Direktur BP3IP Jakarta, Dr. Asmul Khairi, S.Pd., M.M., beserta jajaran petugas dinas jaga BP3IP.
Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk BP3IP Jakarta, atas komitmen menjaga integritas data dan koordinasi lintas sektoral. Kehadiran tim BP3IP dalam dinas jaga selama periode krusial arus balik gelombang kedua terbukti efektif dalam mendukung kelancaran distribusi informasi transportasi nasional.
Keberhasilan Angkutan Lebaran 2026 Berdasarkan laporan akhir yang dihimpun melalui sistem Strategihub, Angkutan Lebaran 2026 mencatatkan performa gemilang:
Volume Penumpang: Total akumulasi pergerakan mencapai 23.542.407 orang, tumbuh 10,90% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kelancaran Arus Balik: Pada puncak arus balik kedua (H+8), kecepatan rata-rata kendaraan di jalur utama tetap terjaga di atas 80 km/jam meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan tol hingga 25,76% di GT Cikampek Utama.
Kinerja Moda: Moda penyeberangan mencatat pertumbuhan tertinggi (+32,48%), diikuti peningkatan signifikan pada ketepatan waktu (On-Time Performance) moda kereta api yang mencapai 98,80%.
Direktur BP3IP Jakarta, Dr. Asmul Khairi, menyatakan bahwa partisipasi aktif BP3IP dalam PUSINTRANS adalah wujud nyata dukungan UPT di bawah BPSDMP dalam memberikan layanan informasi transportasi yang responsif dan akurat bagi masyarakat.
“Dengan berakhirnya masa penugasan ini, BP3IP Jakarta berkomitmen untuk terus membawa semangat sinergi dan efisiensi dalam setiap tugas pelayanan publik di masa mendatang,” ujar Dr. Asmul.
Sistem transportasi nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026 resmi dinyatakan berada dalam kondisi yang handal, terkendali, dan sukses memberikan kenyamanan bagi jutaan pemudik di seluruh Indonesia.












